Manisan merupakan salah satu jenis makanan yang sudah dikenal masyarakat Indonesia. Mengingat pembuatan manisan dapat dilakukan dengan mudah, sekalipun menggunakan peralatan tradisional. Selain itu, bahan baku manisan di Indonesia cukup melimpah dan mudah didapat. Hanya tinggal proses yang inovatif dan kreatif dalam pengolahannya.
Bila dilihat jenisnya, manisan ada dua macam, yaitu manisan kering dan manisan basah. Perbedaan kedua macam manisan tersebut adalah cara pembuatannya, daya awet dan penampilannya. Sedangkan, bahan baku yang digunakan cukup banyak ragamnya. Bahan baku manisan dibuat, bukan hanya dari buah-buahan saja, tetapi dari beragam jenis sayuran pun bisa dimanfaatkan. Prosesnya pun tidak jauh berbeda dengan pembuatan manisan dari buah-buahan. Selain itu, rasanya pun bisa bersaing, dengan manisan dari buah-buahan.
Salah satu jenis sayuran yang dapat dibuat manisan yaitu dari terung (Solanum melongena L). Sayuran terung, dikalangan masyarakat kita sangat poluler. Sebab jenis sayuran lalaban ini sangat mudah didapat dan harganya pun sangat murah. Sehingga segala lapisan masyarakat hampir tiap hari mengkonsumsinya. Pembuatan manisan terung bila ditinjau secara ekonomi sangat menguntungkan. Selain bahan bakunya murah, harga jual manisan terungnya cukup mahal, karena memiliki rasa yang kenyal dan lezat. Bila dibandingkan dengan buah kurma rasanya hampir sebanding.
Cari Blog Ini
Rabu, 28 Juli 2010
Kamis, 22 Juli 2010
Cara Membuat Manisan Pepaya
Manisan Pepaya

BAHAN:
1 buah (2,5 kg) pepaya mengkal, kupas
750 gula pasir
Larutan garam:
1 1/2 L air
4 sdm garam
Larutan kapur:
11/2 L air
3 sdt kapur sirih
CARA MEMBUAT:

BAHAN:
1 buah (2,5 kg) pepaya mengkal, kupas
750 gula pasir
Larutan garam:
1 1/2 L air
4 sdm garam
Larutan kapur:
11/2 L air
3 sdt kapur sirih
CARA MEMBUAT:
- Potong pepaya melintang sepanjang 10 cm. Belah 2 membujur 2. Serut memanjang.
- Buat 2 sayatan yang sama lebarnya di setiap potong pepaya, dimulai dari sisi atas 11/2 cm dan sisi bawah 1 1/2 cm, sehingga akan diperoleh 3 bilah sayatan tidak putus. Rendam dalam larutan garam hingga layu. Tiriskan.
- Tumpuk 2 potong papaya, masukkan setiap bilah sayatan papaya di bagian bawah di antara setiap bilah sayatan papaya bagian atas. Anyam tiap 2 potong pepaya menjadi satu hingga berbentuk kepang. Regangkan papaya bagian atas dan bawah hingga berongga. Satukan kedua ujung papaya bagian atas dan masukkan ke arah rongga sambil dibalik dan ditarik ke atas hingga diperoleh pola anyaman kepang. Buka kedua ujung papaya bagian atas dengan arah yang berlawanan sehingga bentuknya seperti sayap kupu-kupu. Rendam dalam air kapur sirih semalaman. Cuci bersih hingga airnya bening.
- Masukkan 150 g gula ke dalam pepaya, aduk rata. Diamkan selama 2 jam hingga keluar air. Tiriskan , sisihkan airnya.
- Tambahkan air gula bekas rendaman pepaya dengan 100 g gula. Masak hingga kental. Angkat. Dinginkan. Tuangkan air gula ke pepaya. Rendam semalaman hingga keluar air. Lakukan step 4 dan 5 sebanyak 2 kali hingga gula habis. Tiriskan pepaya. Sajikan.
Langganan:
Postingan (Atom)